News
Beranda » Berita Border » Kelabang Seringkali Muncul Saat Musim Hujan? Waspadai Hal Ini

Kelabang Seringkali Muncul Saat Musim Hujan? Waspadai Hal Ini

Kelabang sering muncul saat musim hujan di rumah dan bangunan. Kenali penyebab, risikonya, dan solusi pest control profesional dari Pestigo agar lingkungan lebih aman.
Kelabang sering muncul saat musim hujan di rumah dan bangunan. Kenali penyebab, risikonya, dan solusi pest control profesional dari Pestigo agar lingkungan lebih aman. (Foto: Pixabay)

JAKARTA — Saat musim hujan tiba seperti sejak awal tahun 2026 ini, banyak orang mulai menemukan kelabang di dalam rumah atau area bangunan. Hewan ini sering muncul tiba-tiba di kamar mandi, dapur, gudang, bahkan area kerja.

Untuk sebagian orang, kehadiran kelabang bisa membuat tidak nyaman, apalagi jika muncul di area yang sering dilewati. Di Indonesia, kasus kelabang masuk ke rumah memang lebih sering terjadi saat curah hujan tinggi.

Kondisi ini bukan tanpa alasan. Ada beberapa faktor lingkungan yang membuat kelabang lebih aktif dan mencari tempat berlindung.

Kenapa Kelabang Sering Muncul Saat Musim Hujan?

Kelabang hidup di lingkungan yang lembap dan gelap. Saat musim hujan, kondisi tanah di luar rumah menjadi terlalu basah. Hal ini membuat habitat alami kelabang terganggu. Akibatnya, kelabang akan mencari tempat yang lebih aman dan kering, termasuk masuk ke dalam bangunan.

Beberapa faktor yang memicu kelabang muncul saat musim hujan antara lain:

  • Kelembapan meningkat: Udara lembap membuat kelabang lebih aktif bergerak.
  • Sarang di luar rumah terganggu: Air hujan bisa merusak tempat persembunyian kelabang di tanah atau tumpukan barang.
  • Banyak celah masuk ke bangunan: Retakan lantai, saluran air, dan ventilasi menjadi akses masuk yang sering tidak disadari.

Di area urban dan suburban, rumah, ruko, kantor, serta gudang sering memiliki titik lembap yang cocok untuk kelabang.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Kelabang bukan hanya soal rasa tidak nyaman. Hewan ini memiliki bisa yang digunakan untuk melumpuhkan mangsanya. Meski jarang berakibat fatal, gigitan kelabang tetap perlu diwaspadai.

Beberapa risiko yang bisa terjadi antara lain:

  • Rasa nyeri dan bengkak: Gigitan kelabang bisa menyebabkan rasa perih, kemerahan, dan pembengkakan.
  • Reaksi pada kulit sensitif: Pada beberapa orang, terutama anak-anak dan lansia, reaksi bisa terasa lebih kuat.
  • Lingkungan menjadi tidak aman: Jika kelabang sering muncul, ini menandakan kondisi bangunan yang terlalu lembap atau kurang terawat.

Untuk pemilik bisnis seperti restoran, hotel, dan gudang, keberadaan kelabang juga bisa berdampak pada standar kebersihan dan kepercayaan pelanggan.

Area Favorit Kelabang di Rumah dan Bangunan

Kelabang biasanya tidak muncul di area terbuka yang terang. Mereka lebih memilih tempat yang jarang diperhatikan.

Beberapa area favorit kelabang antara lain:

  • Kamar mandi dan area cuci
  • Dapur, terutama di bawah sink
  • Gudang dan ruang penyimpanan
  • Area basement atau lantai dasar
  • Sekitar saluran air dan pipa bocor

Jika sering menemukan kelabang di area ini, berarti ada kondisi lingkungan yang perlu segera diperbaiki.

Cara Mengurangi Risiko Munculnya Kelabang

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk membantu mengurangi kemungkinan kelabang masuk ke dalam bangunan:

  • Jaga kebersihan area lembap secara rutin
  • Perbaiki kebocoran pipa dan saluran air
  • Tutup celah pada lantai, dinding, dan pintu
  • Hindari menumpuk barang di area gelap dan lembap
  • Pastikan sirkulasi udara berjalan baik

Langkah-langkah ini cukup membantu, tetapi sering kali belum cukup jika populasi kelabang sudah berkembang.

Kenapa Penanganan Mandiri Sering Kurang Efektif?

Banyak orang mencoba mengusir kelabang dengan cara sederhana. Misalnya menggunakan semprotan serangga atau membersihkan area tertentu.

Cara ini memang bisa mengurangi kelabang yang terlihat. Namun, masalah utamanya sering ada di sumber persembunyian yang tidak terjangkau.

Kelabang bisa bersembunyi di dalam dinding, bawah lantai, atau saluran air. Tanpa penanganan menyeluruh, kelabang bisa muncul kembali, terutama saat musim hujan masih berlangsung. Di sinilah peran jasa pest control profesional menjadi penting.

Solusi Lebih Aman dengan Jasa Pest Control Profesional

Menggunakan jasa pest control adalah langkah yang lebih efektif untuk menangani kelabang secara menyeluruh. Pest control profesional tidak hanya fokus pada kelabang yang terlihat, tetapi juga pada kondisi lingkungan yang memicu kemunculannya.

Salah satu penyedia jasa pengelolaan hama yang terpercaya di Indonesia adalah Pestigo, menangani berbagai jenis hama, termasuk kelabang, dengan metode yang terukur dan aman.

Keunggulan menggunakan jasa pest control seperti Pestigo antara lain:

  • Inspeksi menyeluruh: Menelusuri titik masuk dan area persembunyian kelabang.
  • Penanganan sesuai standar: Metode yang digunakan aman untuk penghuni dan aktivitas bisnis.
  • Pendekatan jangka panjang: Membantu mengurangi risiko kelabang muncul kembali.
  • Cocok untuk berbagai jenis properti: Mulai dari rumah tinggal, restoran, hotel, kantor, hingga gudang.

Jika sering menemukan kelabang di rumah atau tempat usaha, tidak ada salahnya mempertimbangkan solusi profesional. Mengandalkan jasa pest control seperti Pestigo bisa membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan terkontrol sepanjang musim hujan.

(Siaran Pers)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *