News
Beranda » Berita Border » Bakal Dibuka Presiden Prabowo, Rakornas 2026 Kunci Sinkronisasi Ekonomi Pusat–Daerah Menuju Target 8 Persen

Bakal Dibuka Presiden Prabowo, Rakornas 2026 Kunci Sinkronisasi Ekonomi Pusat–Daerah Menuju Target 8 Persen

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan. (Foto: Puspen Kemendagri)

BOGOR — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026), diproyeksikan menjadi titik krusial penyelarasan kebijakan ekonomi antara pusat dan daerah. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan membuka langsung forum yang dihadiri ribuan kepala daerah dan unsur Forkopimda tersebut.

Di tengah target pertumbuhan ekonomi 8 persen, Rakornas tak lagi dimaknai sekadar forum koordinasi rutin. Pemerintah melihat daerah sebagai simpul utama penggerak ekonomi—mulai dari perizinan usaha, distribusi pangan, pengelolaan energi, hingga belanja daerah yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, menegaskan fokus Rakornas tahun ini adalah mempercepat implementasi program prioritas Presiden Prabowo, terutama pada kedaulatan pangan, energi, serta ekonomi yang produktif dan inklusif. Arahan Presiden Prabowo juga akan memuat evaluasi kinerja 2025 sekaligus strategi konkret menghadapi 2026.

Rakornas menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, serta unsur TNI dan Polri dalam sesi tematik yang membahas sinergi kebijakan ekonomi dan energi, penguatan pangan berkelanjutan, serta koordinasi pembangunan daerah.

Sebanyak 4.487 peserta dijadwalkan hadir, mencerminkan besarnya peran daerah dalam pencapaian target nasional. Pemerintah menilai, keberhasilan pertumbuhan ekonomi bukan semata ditentukan kebijakan di pusat, tetapi oleh eksekusi yang efektif di provinsi, kabupaten, dan kota.

Melalui Rakornas ini, pusat dan daerah diharapkan menyamakan langkah agar agenda ekonomi nasional benar-benar terasa dampaknya di tingkat masyarakat.

(Puspen Kemendagri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *