JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum menyatakan, arus lalu lintas (lalin) baik di jalan tol maupun arteri masih terpantau aman dan terkendali. Kakorlantas menjelaskan bahwa peningkatan arus terutama terjadi di jalur arteri.
Namun, seluruh jajaran kepolisian daerah telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas seperti sistem buka-tutup, pengalihan arus, hingga penerapan contraflow dan one way di sejumlah wilayah.
“Kami menyampaikan update lalu lintas baik di jalan arteri maupun jalan tol. Di jalan arteri memang terjadi peningkatan arus, namun para Kapolda dan Dirlantas telah menyiapkan berbagai skenario seperti buka tutup, alih arus, termasuk contraflow dan one way di beberapa wilayah,” kata Kakorlantas di Pospol Thamrin, Jakarta, Jumat (20/3/2026) pagi.
Irjen Pol. Agus menambahkan, skema one way nasional yang saat ini masih diberlakukan akan terus dievaluasi. Jika kondisi arus lalu lintas pada Jumat pagi sudah semakin landai, maka kebijakan tersebut berpotensi dihentikan setelah dilakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, serta dilaporkan kepada Kapolri.
“One way nasional yang telah diberlakukan akan terus dievaluasi. Kamis 19 Maret 2026 malam arus terpantau cukup landai, namun skema one way nasional masih diberlakukan. Apabila Jumat 20 Maret 2026 pagi arus kendaraan semakin landai, maka akan dilakukan evaluasi bersama stakeholder seperti Menteri Perhubungan, Dirut Jasa Marga, dan dilaporkan kepada Kapolri untuk kemungkinan penghentian one way,” ujar Irjen Pol. Agus.
Selain itu, pengamanan Operasi Ketupat juga difokuskan pada tempat ibadah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H termasuk untuk pelaksanaan malam takbiran dan Salat Ied.
Menurutnya, Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Terkait pengamanan Idulfitri, termasuk malam takbiran dan salat Id, seluruh jajaran telah siap. Rencana penghentian one way nasional akan dievaluasi pada pagi hari. Jika arus sudah landai dan volume lalu lintas rendah, maka kemungkinan one way akan dihentikan pada siang hari,” pungkas Irjen Pol. Agus.
(Siaran Pers)




Komentar